Palopo, Smartnews – Pihak kepolisian saat ini masih menyelidiki penyebab kematian, Abdul Aziz pria yang ditemukan tewas mengapung di lingkungan Marobo, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo.
Kasat Reskrim Polres Palopo, Iptu Akhmad Rizal mengatakan, pihaknya tidak menemukan adanya bekas kekerasan di jasad korban.
“Berdasarkan hasil kordinasi kami dengan pihak dokter, tidak ditemukan indikasi penganiayaan,” ujarnya.
Akhmad Rizal menjelaskan, Abdul Aziz diduga telah meninggal dunia lebih dari delapan jam.
Pihak dokter juga menemukan sejumlah luka di jasad korban. Kuat dugaan, korban tenggelam akibat terjatuh.
“Karena terlihat ada lebam mayat di bagian punggung,” jelasnya.
“Terdapat Luka koyak pada kelopak atas mata kanan. Terdapat luka koyak pada kelopak mata kiri bagian bawah dan juga ada luka koyak pada bibir atas sebelah kanan,” terang Akhmad Rizal.
Setelah dilakukan pemeriksaan di RS Sawerigading, jenasah korban dibawah oleh keluarga ke rumah duka untuk disemayamkan.
Sebelumnya diberitakan, Abdul Aziz (39) ditemukan tewas dalam kondisi mengapung di sungai di Lingkungan Marobo, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo.
Jasadnya pertama kali ditemukan Suparlan (46) dan istrinya, Kamis 17 November 2022 sekitar pukul 09:15 Wita. Saat itu, dia bersama istrinya naik perahu menuju empang mereka di wilayah tersebut.
Melihat jasad Abdul Azis yang mengapung, Suparlan dan istrinya kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada masyarakat setempat, lalu melapor ke pihak kepolisian. (*)





