Meskipun korban selamat dengan luka gigitan di beberapa bagian tubuh, insiden tersebut menunjukkan potensi bahaya buaya di daerah tersebut.
“Pernah ada peristiwa pada tahun 2020 lalu, dimana seorang warga Kelurahan Pentojangan diterkam saat duduk di tepi sungai,” jelasnya.
“Beruntung korban lepas dari gigitan buaya dan hanya mengalami luka gigitan sebelah kiri, pantat, dan dada,” sambung Abdul Azis.
Abdul Azis juga menghimbau kepada warga agar tidak beraktivitas di sekitar sungai.
Selain itu, ia menekankan agar warga selalu berhati-hati saat melintas di jembatan gantung yang ada di wilayah tersebut.
“Kita himbau untuk tidak beraktivitas di sungai dan selalu berhati-hati ketika melewati jembatan gantung,” imbau Abdul Azis sebagai tindakan pencegahan terhadap potensi bahaya yang mungkin terjadi di sekitar Sungai Pentojangan. (*)