DaerahHeadlinePolitik

Balihonya Dirusak OTK, FKJ Imbau Pendukungnya Tetap Tenang dan Bersabar

2231
×

Balihonya Dirusak OTK, FKJ Imbau Pendukungnya Tetap Tenang dan Bersabar

Sebarkan artikel ini
Salah satu alat peraga kampanye (APK) akal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palopo, Farid Kasim Judas dan Nurhaenih (FKJ-Nur) yang dirusak OTK.

“Saya tidak tahu apa motif perusakan baliho itu. Tetapi saya sangat menyayangkan adanya hal-hal seperti itu. Mungkin ada yang panik melihat kekuatan FKJ-NUR,” kata Ketua Tim Pemenangan FKJ-Nur, Budi Sada.

Budi Sada yang juga Ketua Partai Gelora Palopo menghimbau kepada seluruh masyarakat Palopo dan para pendukung calon lain untuk sama-sama mengawal pesta demokrasi Pilkada Palopo 2024 secara santun dan beradab.

“Mari berpolitik santun dan menjaga marwah demokrasi agar tetap adem dan damai di Palopo,” kata Budi Sada.

“Jadi ambil sisi positifnya, mari jadikan pengrusakan baliho FKJ-Nur sebagai motivasi agar kita lebih eratkan lagi kerjasama, maksimalkan lagi kerja-kerja pemenangan, Insha Allah 27 November 2024 mendatang kita akan memenangkan pertarungan di Pilkada Palopo,” lanjut BS, begitu Budi Sada akrab disapa.

Sementara itu, mendapat laporan banyak baliho dan banner miliknya dirusak, Farid Kasim Judas yang akrab disapa FKJ meminta pendukungnya tetap tenang dan bersabar.

Dia mengimbau semua pihak agar tetap mengedepankan politik santun. Termasuk berpesan kepada seluruh tim dan relawannya agar tidak mudah terprovokasi dengan ulah oknum yang tidak bertanggung jawab itu.

“Jauh-jauh hari saya sudah sampaikan, untuk seluruh relawan dan tim untuk tidak terprovokasi. Mari mengedepankan politik santun, tidak usah dipersoalkan kalau ada baliho saya yang dirusak, kita cetak lagi dan pasang lagi,” ungkap doktor ilmu hukum lulusan UMI Makassar ini.

“Adanya perusakan baliho dan banner milik FKJ-Nur, itu menandakan bahwa mereka mulai ketakutan, kepanasan dan ketar-ketir melihat pergerakan FKJ-Nur di lapangan yang semakin masif dan kontinyu. Ini tanda-tanda kemenangan sudah didepan mata,” tandas FKJ. (*)