DaerahHeadlineHukum

Mahasiswa Nilai Polisi Tak Serius Tangani Kasus Feni Ere, Ini Sebabnya

2642
×

Mahasiswa Nilai Polisi Tak Serius Tangani Kasus Feni Ere, Ini Sebabnya

Sebarkan artikel ini
Suasana jumpa pers pengungkapan kasus Feni Ere di Mapolres Palopo, Jumat 21 Maret 2025.

Menurutnya, pihak keluarga Feni Ere sangat ingin menyaksikan kebenaran dan detik-detik pembunuhan gadis berdarah Bastem Toraja itu.

“Sudah beberapa kali rekonstruksi ditunda, padahal pihak keluarga sangat ingin menyaksikan kebenaran kasus pembunuhan yang dialami Feni Ere melalui rekonstruksi itu,” katanya, Senin (19/5/2025).

Ia menilai polisi terlalu fokus pada pengamanan PSU Pilkada Palopo, hingga mengabaikan penanganan kasus penting.

“Pihak Polres Palopo terlalu sibuk dan terfokus pada pengamanan PSU. Mereka bahkan lupa untuk menyelesaikan sejumlah kasus yang lebih penting dan menjadi tugas mereka,” tegasnya.

Hambastem juga mendesak rekonstruksi dilakukan di beberapa lokasi, seperti rumah korban dan Kilometer 35 Battang Barat, tempat ditemukan kerangka korban.

“Tentu kami harap rekonstruksi tidak hanya dilakukan di rumah korban. Kita juga ingin melihat bagaimana cara pelaku membuang korban di Kilometer 35 Battang Barat,” jelasnya.

Ia menegaskan pihaknya akan menggelar aksi besar sebagai bentuk kekecewaan terhadap kinerja polisi dinilai tidak becus menangani kasus di Kota Palopo.

Menanggapi hal ini, Kasat Reskrim Polres Palopo, Iptu Sahrir, mengatakan pihaknya masih menunggu hasil dari kejaksaan.