EdukasiHeadline

Mengintip Keindahan Objek Wisata Pendidikan Kampong Bonelemo di Luwu

477
×

Mengintip Keindahan Objek Wisata Pendidikan Kampong Bonelemo di Luwu

Sebarkan artikel ini

Khusus pada sektor pariwisata, akan melibatkan masyarakat dalam pembuat keputusan dan juga dilakukan sendiri oleh masyarakat.

Hal ini diharapkan agar dalam proses pembangunan melibatkan masyarakat. Hingga masyarakat dapat mengambil manfaat lebih besar dalam pembangunan di berbagai sektor.

“Desa bonelemo berupaya mengembangkan model bisnis yang sebagian besar kepemilikan sahamnya dimiliki oleh BUMDes dan masyarakat. Bisnis ini dibangun atas dasar inisiatif bersama, pendanaan gotong royong,” kata Afrianto selaku pendamping.

Salah satu unit usahanya adalah Objek Wisata Pendidikan. Wisata ini dirancang tidak sekadar berpotensi pada nilai profit atau menghasilkan uang semata.

Namun juga sebagai ruang belajar untuk membangun kesadaran atas kerusakan lingkungan saat ini. Tak kalah penting menjadi wadah penguatan terhadap bentuk-bentuk kearifan lokal.

Afrianto juga menilai, bahwa wisata hanyalah sebagai sarana untuk membangun ekonomi masyarakat. Pemerintah desa harus menjadikan pariwisata ini sebagai investasi jangka panjang. Selain itu, harus memiliki dampak positif kepada masyarakat di sekitarnya.

“Jadi dia harus ada kegiatan ekonomi yang bergerak di dalamnya dan dikelola secara langsung oleh individu dan kelompok,” urainya.

Sementara itu, pasca peresmian Objek Wisata Pendidikan, pemerintah Desa Bonelemo dan masyarakat akan fokus pada penambahan beberapa fasilitas dan infrastruktur.

“Perlahan tapi pasti, tapi inilah yang dirancang bangun oleh Kepala Desa Bonelemo (Baso), agar kedepan semua masyarakatnya mendapat manfaat secara ekonomi dan sosial atas nilai yang terus diperkuat dan dipertahankan,” tutup Afrianto. (*)