Daerah

Pengerjaan Jembatan Bailey di Rampoang Palopo Kini Capai 75 Persen

41
×

Pengerjaan Jembatan Bailey di Rampoang Palopo Kini Capai 75 Persen

Sebarkan artikel ini
Jembatan Bailey di Kelurahan Rampoang, Kota Palopo. (Dok : Dimas/Smartnews)

Palopo, Smartnews – Jembatan trans Sulawesi Selatan yang berada di Kelurahan Rampoang, Kecamatan Bara, Kota Palopo terputus sejak beberapa hari lalu.

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) terus melakukan pengejaran jembatan darurat tersebut.

CS PT Perindo Nusa Jaya, Ali Zulfadli mengatakan, progres pengerjaan jembatan Bailey kini telah mencapai 75 persen.

“Perencanaan pekerjaan jembatan beiley perampungan dan perakitan hingga kini sampai dengan 75%,” katanya, Sabtu 22 Oktober 2022, saat dikonfirmasi.

Disebutkannya bahwa jembatan darurat mampu menahan beban maksimal 15 Ton.

“Untuk tonasenya maksimal 15 Ton. Untuk luas jembatan 5.5 meter, sementara panjangnya 21 meter dan lebar lantai jembatan 3.5 meter,” sebutnya.

Sebelumnya, Kepala BBPJN Sulawesi Selatan, Reiza Setiawan mengatakan, pihaknya menargetkan 10 hari kedepan pembangunan jembatan Bailey bisa dilalui.

“Untuk sementara kita akan pasang jembatan darurat dan insyaallah dalam waktu sepuluh hari jembatan Bailey akan siap dan bisa dilalui masyarakat kembali,” kata Reiza saat dikonfirmasi, 19 Oktober 2022.

Dijelaskannya, pihaknya juga akan mengusulkan kepada kementerian untuk pembangunan jembatan permanen.

“Rencananya kami mengusulkan ke kementrian untuk penanganan di tahun 2023, karena penanganan jembatan permanen butuh waktu yang lama,” jelasnya.

“Yang kami utamakan bagaimana masyarakat melalui dengan cepat. Jadi penanganan jembatan darurat kita kejar dalam 10 hari,” pungkasnya. (Dimas).