Smartnews.co.id, Palopo – Warga Kelurahan To’bulung keluhkan pembayaran air PDAM di rumahnya membengkak.
Melalui akun facebooknya, Nurcahaya keluhkan tagihan air PDAM di rumahnya yang membengkak enam kali lipat dari pembayaran sebelumnya.
Nurcahaya mengatakan rumahnya yang berlokasi di Graha To’bulung, Kecamatan Bara itu jarang dihuni.
“Saya tinggal di Wasuponda, Lutim, dan rumah saya itu selalu kosong, sesekali anak saya datang membersihkan rumah,” kata Nurcahaya kepada wartawan, Kamis (21/3/2024).
Rumah itu sudah ia beli sejak 2011 dan sebelumnya tidak pernah ada masalah soal air maupun listrik.
“Sebelumnya aman-aman saja, pembayaran juga tidak sampai Rp 100 ribu, makanya saya kaget waktu kasirnya bilang tagihan airku lebih dari Rp 600 ribu,” ungkapnya.
Anak Nurcahaya yang berada di Kota Palopo, Fitri langsung mengadukan hal tersebut ke kantor PDAM Tirta Mangkaluku Palopo.
Ia mengaku pihak PDAM saat ini mencari karyawan yang bertugas mencatat meteran air di rumahnya.





