Menurutnya, jika tidak melewati jalan alternatif, kondisi di lokasi membahayakan apalagi kendaraan menumpuk dari arah Toraja Utara.
“Sebelum hujan turun kami harus mencari jalan, karena kalau sudah hujan kita tidak tahu mau kemana apalagi berpotensi terjadi longsor susulan,” ujarnya.
Sementara, Camat Wara Barat, Beni Sumbung mengatakan, pihaknya telah melalukan evakuasi terhadap warga yang pingsan saat melalui jalur alternatif.
“Sudah dievakuasi lurah dan warga. Dia melewati perbukitan dengan mendaki dan menurun di kebun-kebun warga. Karena kelelahan sehingga pingsan, sekarang sudah dibawa keluarganya,” katanya. (*)





