DaerahPolitik

Gabung PEKNAS, Politisi PAN Ini Diharap Perkuat Pengembangan Ekonomi Kerakyatan

6
×

Gabung PEKNAS, Politisi PAN Ini Diharap Perkuat Pengembangan Ekonomi Kerakyatan

Sebarkan artikel ini
Ketua DPD PAN Palopo, Abduh Bakry Pabe.

Makassar, Smartnews – Bergabungnya Abduh Bakry Pabe, Ketua DPD PAN Kota Palopo dalam kepengurusan Dewan Perwakilan Wilayah Penguatan Ekonomi Kerakyatan Nasional (DPW PEKNAS) Sulawesi Selatan diharapkan menjadi energi baru dalam mewujudkan cita-cita dan harapan tujuan organisasi.

Harapan itu disampaikan oleh Waketum DPP PEKNAS, Andi Rakhmad saat ditemui di Gedung Graha Pena lantai 19, Selasa 7 Juni 2022.

ABP akronim sapaan akrab Abduh Bakry Pabe merupakan pelaku usaha bisnis property di Sulawesi Selatan, Abduh diamanahkan sebagai Ketua III yang melingkupi bidang organisasi, keanggotaan dan kaderisasi, bidang pendidikan, riset, pelatihan dan sumber daya manusia serta bidang hubungan antar lembaga.

“Saudaraku Abduh adalah pengusaha yang Core bisnisnya di Property, dengan bergabungnya tentu menjadi semangat tersendiri buat pengurus di DPW PEKNAS untuk penguatan pengembangan ekonomi kerakyatan di Sulsel,” ungkap Andi Rakhmad pengusaha tambang batubara ini.

Andi Rakhmad yang digadang-gadang sebagai calon kuat Gubernur Kalimantan Utara 2024 ini berharap pengurus DPW PEKNAS Sulsel dapat bersinergi, merumuskan program unggulan ke depan dan mempersiapkan agenda pelantikan dalam waktu dekat.

Di Sulsel sendiri di Ketuai oleh Ir. Junaedi Arsyad pengusaha tambang Marmer di Maros dan Pangkep, selain Abduh Bakry Pabe, ikut bergabung juga koleganya di pelaku usaha Property yakni Teuku Fandi Yunali, pengusaha kelahiran Aceh yang sudah lama menetap di Makassar.

Diketahui PEKNAS merupakan organisasi yang bergerak dalam memberikan wadah bagi rakyat Indonesia yang berpenghasilan dibawah upah minimum daerah, disamping itu juga menggali ide-ide inovatif mengenai kebijakan pengembangan ekonomi secara menyeluruh ditingkat daerah, guna peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pendidikan, pelatihan dan pengembangan secara independen dan berperan aktif dengan para pemangku kepentingan. (*)