Kronologi Warga Purangi Tersengat Listrik Jeratan Babi

Palopo, Smartnews – Sarman (49) meninggal dunia usai tersengat listrik jeratan babi. Kejadian itu terjadi saat warga Kelurahan Purangi, Kecamatan Sendana, Kota Palopo tengah memperbaiki perangkap babi di kebun pamannya.

Sarman tidak sendiri, saat itu ia bersama pemilik kebun, Hafid (58) dan Baharuddin (46). Saat melakukan perbaikan, Baharuddin tiba-tiba teriak.

Ia mengatakan jika korban tersengat listrik. Mendengar hal teriakan itu, Hafid lalu berlari dan memberitahu istrinya untuk mematikan aliran listrik ke perangkap.

Hafid dan Baharuddin dengan cepat mengangkat tubuh korban dan membawanya ke rumah sakit. Sayangnya, saat tiba di rumah sakit korban sudah tidak bernyawa.

Hal tersebut dikatakan Kepala Bidang Operasi Reserse Kriminal (KBO Reskrim) Kepolisian Resor (Polres) Palopo, Inspektur Polisi Satu (Iptu) Langkaryanto kepada awak media, Senin 31 Januari 2022.

Dia menyebutkan, jika dari pemeriksaan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pihak Inafis Polres Palopo menemukan adanya bentangan kabel telanjang di kebun milik paman korban.

“Kita juga menemukan test pen di TKP. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka bakar pada lengan sebelah kanan dan jari jempol sebelah kiri. Tim juga tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Seorang warga Kelurahan Purangi, Kecamatan Sendana, Kota Palopo, meninggal dunia akibat tersengat listrik, Senin 31 Januari 2022 sore.

Korban bernama Sarman (49). Ia terkena aliran listrik jeratan babi di kebun milik pamannya.

Dari informasi yang dihimpun, korban sempat dibawa warga ke rumah sakit. Hanya saja nyawa korban tidak tertolong. Saat ini, Tim Inafis Polres Palopo masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). (Key)

 

Ikuti juga kami di Google News Smart News