Peristiwa

Relawan Buat Rakit untuk Alat Penyeberangan Warga Tiga Desa di Walenrang Utara

1
×

Relawan Buat Rakit untuk Alat Penyeberangan Warga Tiga Desa di Walenrang Utara

Sebarkan artikel ini
Terlihat warga berjalan di atas jembatan yang rusak akibat terjangan banjir di di Dusun Kole, Desa Siteba, Kecamatan Walenrang Utara, Kabupaten Luwu.(foto : Zwaeb Laibe)

Belopa, Smartnews – Banjir yang menerjang sejumlah desa di daerah Walenrang dan Lamasi (Walmas) Kabupaten Luwu, Rabu 22 September 2021 lalu, hingga kini masih menyisahkan duka bagi warga terdampak.

Selain merendam rumah warga, lahan perkebunan, sawah, dan tambak milik warga, banjir yang terjadi sekitar pukul 21.00 wita ini juga merusak sejumlah fasilitas umum seperti jalan dan jembatan. Banjir disebabkan meluapnya aliran Sungai Makawa, Kecamatan Walenrang Utara.

Salah satu jembatan yang rusak berat akibat terjangan banjir yaitu jembatan penyebarangan yang terletak di Dusun Kole, Desa Siteba, Kecamatan Walenrang Utara, Kabupaten Luwu.

Pasca terjangan banjir, nyaris tidak ada lagi lantai jembatan yang terbuat dari papan yang tersisa. Agar tetap dapat digunakan, warga dan tim relawan menggunakan beberapa batang bambu.

Jembatan gantung ini menghubungkan tiga desa di Kecamatan Walenrang Utara, yakni Desa Siteba, Buntu Awo, dan Desa Limbong.

Swaeb Laibe yang tergabung dalam Relawan Kemanusiaan Luwu Raya mengatakan, rencananya, pihaknya bersama masyarakat sekitar akan meperbaiki jembatran gantung yang rusak secara swadaya.

Sumber anggaran perbaikan jembatan ini berasal dari masyarakat, para relawan, dan donatur.

“Saat ini kita sementara membuat rakit untuk alat penyebarangan bagi masyarakat. Jika rakitnya sudah selesai dan siap digunakan maka kita akan melakukan perbaikan jembatan,” kata Zwaeb, Selasa 28 September 2021.

Zwaeb menuturkan, saat ini, pihaknya membutuhkan enam buah ban dalam mobil truk. “Kita akan gunakan ban dalam sebagai penopang rakit. Mudah-mudahan besok kita sudah dapatkan ban dalamnya,” katanya.

Perbaikan jembatan diperkirakan membutuhkan waktu dua hingga tiga hari. “Yang kita butuhkan untuk perbaikan jembatan yaitu baut dan kawat seling. Semoga ada dermawan yang mau membantu perbaikan jembatan tersebut,” katanya.(tad)