Ekobis

Warga Rante Balla Minta PT Masmindo Utamakan Pekerja Lokal

27
×

Warga Rante Balla Minta PT Masmindo Utamakan Pekerja Lokal

Sebarkan artikel ini
Masyarakat Desa Ranteballa dan mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di depan gerbang utama PT Masmindo Dwi Area (MDA), Rabu 26 Juni 2024 kemarin. (Dok. Istimewa)

Smartnews.co.id, Luwu – Masyarakat Desa Ranteballa dan mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di depan gerbang utama PT Masmindo Dwi Area (MDA), Rabu 26 Juni 2024 kemarin.

Aksi yang didominasi perempuan, mempertanyakan tanah seluas 181,2 hektar yang dialihkan tim Satgas Percepatan menjadi lahan tutupan.

Itu berdasarkan surat No. 29/SATGAS-INV/KB-LW/X/2023 tanggal 17 Oktober 2023, Satgas Percepatan Investasi. Dalam surat tersebut, menyebut jika tanah tersebut tidak dalam penguasaan negara (tidak dikelola) atau tanah tutupan.

Padahal kata warga, tanah seluas 181,2 hektar adalah milik masyarakat Desa Rabte Balla. Itu dibuktikan dengan adanya tanaman cengkeh, kuburan serta dokumen yang berkekuatan hukum.

Masyarakat dan mahasiswa secara bergantian menyampaikan orasi mereka. Aksi ini, dikawal security, personil TNi, Polisi serta Brimob.

Bahkan beberapa kali terjadi gesekan, antara massa aksi dengan pihak security PT Masmindo. Lantaran massa, memaksa masuk ke area PT Masmindo.

“Ini tanah milik nenek monyang kami, Satgas Percepatan enak saja memberikan kepada pihak MDA, kami warga disini hanya jadi penonton saja,” ujar salah seorang warga dalam orasinya.